“Ini merupakan wisuda Tasikmalaya yang ke-15 , wisuda menjadi momen yang sangat ditunggu oleh wisudawan/wati sebagai salah satu kesuksesan meraih gelar akademik secara resmi. Pelaksanaan wisuda juga tertib dan teratur, serta mematuhi prokes yang berlaku sesuai dengan anjuran satgas Covid-19, dimana para wisudawan harus melakukan scan barcode PeduliLindungi sebelum masuk,” tuturnya dalam keterangan pers, Selasa (7/12).
Koptu Hendarman, dari Babinsa Tasikmalaya menjelaskan bahwa, prokes yang diterapkan telah sesuai dengan aturan dari pemerintah dan tingkat pengamanan mulai dari TNI, Polisi, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), hingga security Universitas BSI turut serta menjaga pelaksanaan secara kondusif.
“Universitas BSI sangat sportif dalam penyelenggaraan wisuda secara offline, dengan penerapan prokes, terutama perijinan kerja sama dengan BPBD, Kodim dan Polres. Namun, untuk perijinan selama PPKM, Universitas BSI juga meminta kepada wilayah setempat seperti kecamatan atau kelurahan,” ungkap Hendarman.













