“Sebelum saya terjunkan alat berat ini, sudah tiga tahun yang lalu kita sudah menimbun dengan tanah urukan di setiap mau lebaran. Dan tahun 2023 ini, saya bersama keluarga mendapat rezeki yang agak lebih, maka kita sewa alat untuk perbaikan akses jalan masyarakat untuk dua desa yang berbeda Kecamatan. Agar kendaraan bisa melintas,” lanjut Mas Widodo.
Diujung perbincangan, Mas Widodo menceritakan secara singkat tentang kondisi jalan poros Karang Sari- Gunung Botol, bahwa sudah diusulkan sejak tahun 2018 ke Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan dan ditandatangani oleh 2 Kepala desa, yakni Kades Penengahan dan Kades Karang Sari. Dan dijanjikan akan diperbaiki di tahun 2019 namun tak terealisasi. Di tahun 2020 hingga 2022 tertunda dengan alasan Covid-19. Kini di tahun 2023 kembali diukur kembali.













