“Terdapat bukti yang kini konsisten, Omicron menyebar lebih cepat dibandingkan varian Delta,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers.
“Dan tampaknya orang yang sudah divaksin atau pulih dari Covid-19 dapat terinfeksi atau terinfeksi ulang,” kata Tedros.
Senada, temuan Imperial College London menyebutkan, risiko terinfeksi ulang lima kali lipat lebih tinggi. Selain itu juga tidak ada tanda-tanda Omicron lebih ringan dari Delta.
Namun demikian, WHO mengatakan bentuk vaksinasi imunitas lainnya mungkin dapat mencegah infeksi. Namun sejumlah pejabat di WHO mengatakan bentuk lain vaksinasi Covid-19 bisa mencegah infeksi dan penyakit.
Ahli dari WHO, Abdi Mahamud mengatakan, meski pun saat ini masyarakat dunia melihat adanya sebuah pengurangan netralisasi anti-bodi, hampir semua analisis memperlihatkan kekebalan yang dimediasi sel-T tetap utuh.










