Pada kesempatan itu juga Kapolda menyinggung berita bohong (hoaks) yang dinilai dapat memecah belah kesatuan dan persatuan umat beragama.
Apalagi isu agama sering digunakan untuk kepentingan orang maupun kelompok yang tidak bertanggung jawab.
“Hari ini kita dihadapkan dengan kemajuan teknologi dimana berita hoaks sangat masih diterima oleh masyarakat. Isu terkait agama sering dijadikan kepentingan politik, kita harus bersama-sama menjaga keutuhan NKRI,”ucap Kapolda.
Sementara itu Ketua FUUI K.H Athian Ali Muhamad mengatakan kehidupan keberagamaan di Jawa Barat hingga saat ini sudah terbina cukup baik.
Ia juga menegaskan, menjaga kerukunan dan keutuhan NKRI merupakan benteng masyarakat untuk menghindari faham yang menyesatkan.
“Pentingnya merawat kehidupan keberagamaan dalam kehidupan di Jabar yang selama ini sudah terbina dengan baik. Menjaga kerukunan beragama dengan membentengi umat dari faham yang sesat dan menyesatkan,”tegas dia.










