“Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat toleransi dan kerukunan di tengah-tengah masyarakat yang majemuk,” ungkapnya.
Sementara itu, Panitia mengimbau umat agar tidak tergiur tawaran adanya oknum yang menjual tiket misa akbar Paus Fransiskus di Gelora Bung Karno, Senayan, Kamis (5/9).
Juru Bicara Panitia Kunjungan Paus Fransiskus, Romo Thomas Ulun Ismoyo Pr menegaskan tiket untuk acara tersebut sebenarnya diberikan secara gratis.
“Tidak dipungut biaya apa pun,” katanya.
Thomas juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap kemungkinan adanya penjualan tiket palsu.
“Mohon hati-hati, jangan-jangan itu palsu,” imbau Thomas.
Menurut Thomas, tiket yang berupa gelang ini dibagikan melalui Konfrensi Wali Gereja Indonesia, keuskupan, organisasi-organisasi, dan undangan resmi yang telah didistribusikan.












