Kab. Bandung — Sebenarnya warga tidak terlalu mengharapkan bantuan sosial yang diberikan pemerintah, melainkan bagaimana warga yang sekarang pengangguran bisa menafkahi keluarganya kelak bila pandemi covid 19 berahir.
Saat ini warga seolah berlomba ingin menjadi penerima manfaat tapi tak berfikir tentang kedepannya nanti. Apalagi bagi warga korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau usahawan yang pailit. Jelas kedepannya masih belum jelas.
Wawan (50), salah seorang pegawai korban PHK, warga Katapang, mengakui, untuk kehidupan sehari-harinya dia bekerja serabutan dan mengandalkan bantuan.
“Saya merasa takut kalau nanti tidak lagi dapat pekerjaan tetap. Mengingat ketiga anaknya masih sekolah. Jelas perlu biaya,” katanya di Katapang, Jum’at (27/8/2021).











