“Program ini adalah wujud perhatian pemerintah terhadap pentingnya kesejahteraan gizi masyarakat yang kerap terkendala akses. MBG adalah program prioritas Presiden dan Wakil Presiden untuk memperkuat ketahanan gizi nasional dan mendukung swasembada pangan,” ujar Rina Sa’adah.
Program ini dikordinasikan langsung oleh Badan Ketahanan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka memastikan efektivitas implementasi di seluruh daerah. Abdullah Kamil, Tenaga Komunikasi dan Humas Deputi Prokema BGN, menekankan bahwa MBG tidak hanya berorientasi pada penyediaan makanan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“MBG memiliki dampak ganda selain memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekolah dan masyarakat rentan, program ini juga menggerakkan ekonomi daerah melalui perputaran uang yang lebih inklusif,” jelasnya.













