Menurut Yudi, KPU seharusnya tidak memihak sedikitpun dengan memberikan kursi dengan membatasi kursi orang lain.
“Ini adalah hak masyarakat untuk menyaksikan panggung demokrasi, dan tidak boleh ada pihak yang berpihak sedikitpun dan ini jadi hal catatan buruk bagi proses demokrasi di Kabupaten Ogan Komering Ulu,” sebutnya.
Mundurnya YPN YESS dari debat kedua yang diselenggarakan KPU tadi malam, membuat banyak masyarakat OKU Kecewa.
Apalagi, debat publik kedua itu sudah dinanti-nanti oleh masyarakat dan ingin melihat kemampuan berpikir paslon terhadap hasil bumi di kabupaten OKU.
“Kecewa, kami pikir harusnya paslon nomor urut 1 bisa bertindak lebih sabar. Jangan karena pendukungnya tidak ada tempat duduk, jadi pergi meninggalkan acara debat, bikin malu OKU, seperti anak kecil saja,” ungkap salah satu masyarakat OKU yang hadir.












