Oleh karenanya, Oded sangat berharap, Paguyuban Pasundan di usainya ke-106 tahun bisa terus berkontribusi untuk Indonesia, Jawa Barat, dan juga Kota Bandung.
“Dirgahayu Paguyuban Pasundan. Semoga Paguyuban Pasundan bisa semakin eksis dan mampu membawa ‘urang Sunda’ semakin sejahtera,” harap Oded yang juga pernah menempuh pendidikan S-1 di Universitas Pasundan.
Seperti diketahui, Paguyuban Pasundan adalah organisasi budaya Sunda yang berdiri sejak tanggal 20 Juli 1913. Paguyuban Psundan menjadi salah satu organisasi tertua yang masih eksis sampai saat ini.
Selama keberadaannya, organisasi ini telah bergerak dalam bidang pendidikan, sosial-budaya, politik, ekonomi, kepemudaan, dan pemberdayaan perempuan. Paguyuban ini berupaya untuk melestarikan budaya Sunda dengan melibatkan bukan hanya orang Sunda tetapi semua yang mempunyai kepedulian terhadap budaya Sunda. (Alief)













