Lebih lanjut, Wakil Panglima TNI mengingatkan para kadet agar tidak mudah terhasut oleh provokasi yang marak beredar di media sosial. Menurutnya, generasi muda harus mampu memilah informasi, berpikir kritis, dan tidak terjebak dalam arus berita bohong yang dapat memecah belah bangsa. Beliau menegaskan agar para kadet tidak ikut serta dalam demonstrasi yang tidak jelas tujuan maupun arah gerakannya, karena hal tersebut hanya akan merugikan diri sendiri dan bangsa, “jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita di medsos,” tegasnya.
Wakil Panglima TNI juga menekankan pentingnya mencintai bangsa dan negara dengan cara sederhana namun bermakna, mulai dari disiplin belajar, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, hingga menjaga nama baik bangsa di mata dunia. “Generasi muda berjiwa kesatria pilar kekuatan dalam membela dan menjaga bangsa,” ujarnya.













