“Ke depan, sistem jaringan memungkinkan prajurit dan pasukan untuk bermanuver serta mengetahui lokasi lebih akurat,” ucapnya.
Lebih lanjut disampaikan Wakasad, sebagian besar komando pertempuran secara inheren bersifat intelektual, oleh karenanya setiap prajurit harus memiliki kemampuan mengubah data menjadi informasi dan harus dilakukan dengan cepat. Sifat daya juang atau ketahanan mental dan komponen intelektual pertempuran akan menjadi penting dalam menghadapi perang masa depan. Selanjutnya prinsip-prinsip dasar menjadi kunci kesuksesan dan pedoman oleh setiap pemimpin militer untuk memenangkan pertempuran.
“Kesuksesan seorang Komandan di dalam dan di luar medan perang tergantung pada kemampuannya untuk beroperasi sesuai dengan Sembilan Prinsip Dasar, yaitu inisiatif, kemahiran, kecerdasan, pengambilan keputusan, empati, intuisi, fleksibel, integritas dan adaptif,” jelasnya.










