“Melalui TMMD berbagai pihak terlibat langsung baik itu masyarakat, TNI, Polri, Pemda hingga organisasi kemasyarakatan turun tangan melaksanakan pembangunan desanya secara gotong-royong,” ujarnya.
Ditambahkan Wakapendam IV/Diponegoro bahwa, TMMD melalui sasaran fisik juga bisa dijadikan wahana memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, penanaman nilai-nilai kebangsaan dan kecintaan terhadap NKRI serta ideologi Pancasila dalam upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sasaran kegiatan fisik diutamakan untuk pembangunan sarana dan prasarana yang betul-betul menjadi kebutuhan dan dirasakan langsung oleh masyarakat, sehingga dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat daerah.
“Melalui program TMMD, diharapkan dapat membantu mewujudkan aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan,” pungkasnya. (Red/Pendam IV/Dip).













