“Sementara itu, baru-baru ini Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga menemukan dua kasus penularan SARS-CoV-2 varian B.1617.2. Kasus itu ditemukan secara berkala melalui pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Balitbangkes)”. Dari kasus ini juga berdampak pada layanan kesehatan serta tenaga kesehatan.
Dikutip dari Liputan6.com, “Keputusan tersebut dituangkan melalui surat resmi nomor 445/7203/16.8 perihal Penutupan Pelayanan Rawat Jalan di RSUD Cilacap tertanggal 23 Mei 2021. “Penutupan sementara pelayanan Poli Klinik Rawat Jalan RSUD Cilacap pada hari Senin dan Selasa, 24 dan 25 Mei 2021,” tertulis dalam surat tersebut.
Melihat dari fakta diatas, perkembangan kasus covid-19 membuat berbagai kalangan masyarakat bertanya-tanya atas solusi yang disodorkan pemerintah, ternyata belum mengarah pada titik pengoptimalan dalam penanganan wabah pandemi. Seharusnya pemerintah mampu mengevaluasi solusi yang sudah diaplikasikan selama 2 tahun ini.











