“Mulai dari tata kelola kampus, penyusunan struktur, dan lain sebagainya. Kami harus berpikir bagaimana meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, khususnya di Kota Bandung. Maka ini perlu suatu transformasi yang cepat dengan strategi jitu, dan yang terpenting adalah tetap taat asas,” ujar Ricky.
Ricky mengaku, USB YPKP bisa meraih Akreditasi Unggul itu melalui proses yang cukup melelahkan, dan baru berhasil diraih setelah YPKP berusia lebih dari 50 tahun sejak kampus tersebut berdiri.
Ia menyebut, kondisi USB YPKP sempat tersendat pada tahun 2013. Jumlah mahasiswa saat itu berada di bawah angka 1.000. Kemudian, mulai pulih pada periode 2015 hingga 2019, dengan jumlah mahasiswa berkembang pesat hingga mencapai 4.000 orang.
Sayangnya, proses perkuliahan kembali terkendala dengan datangnya pandemi Covid-19 selama 2019 hingga 2022. Sejak pandemi tersebut, USB mengalami masa-masa sulit, khususnya pada sektor operasional kampus.












