Lebih jauh Mochtar menyebutkan, malam ini rencana pertemuan Partai Koalisi KIB rasanya juga mengarah dukungan ke Ganjar Pranowo karena saat PAN rakor di Semarang DPW-nya sudah menyuarakan dukungan ke Ganjar Pranowo. Di Open House Lebaran rumah Mas Ganjar Pranowo di Tawangmangu didatangi gelombang rakyat sekitar 6000 an yang antri salaman degan capresnya, tandas Mochtar.
“Gelombang dukungan ke Capres Ganjar Pranowo ini mampu menggoyang koalisi Parpol yang sudah terbentuk seperti KIB. Bisa jadi Koalisi Kebangsaan (Gerindra dan PKB) tertarik apabila Gus Muhaimin tidak jadi cawapres. Di Koalisi Perubahan yang sampai saat ini belum deklarasi bersama Nasdem, Demokrat, PKS untuk Capres Anies Baswedan, ini juga rentan gelombangnya ke Ganjar Pranowo. Seandainya UUD 1945 membolehkan Pilpres satu pasang, maka bisa terjadi Pilpres 2024 hanya diikuti sepasang capres,” papar Mochtar.













