Langkah lain dalam menangani sampah di Pasar Caringin yakni mengembangkan teknologi komposting dan insinerator. Di lokasi saat ini, sedang diujicoba teknologi tersebut, dengan kapasitas lima ton per hari. Rencana akan dimodifikasi oleh Itenas dan akan ditingkatkan kapasitasnya, dengan target 40-60 ton per hari.
“Untuk rencana ini, pengelola akan menyewa tanah milik Pemda Provinsi Jabar,” katanya.
Selain itu, Herman juga mengatakan bahwa pengelola sudah menyanggupi untuk melakukan edukasi dan sosialisasi secara cepat dan intensif kepada para pedagang Pasar Caringin agar mengurangi, memanfaatkan dan mendaur ulang sampah masing-masing, sehingga diupayakan bisa zero waste dari hulunya. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan Kota Bandung akan memberikan bantuan.













