Di bidang ketenagakerjaan, Jumhur Hidayat, yang dikenal sebagai pejuang hak-hak pekerja, muncul sebagai calon kuat. Dengan rekam jejaknya dalam melindungi tenaga kerja, baik di dalam maupun luar negeri, Jumhur dianggap mampu mengawal peningkatan kualitas dan perlindungan tenaga kerja Indonesia.
Sementara untuk Kepala Badan Inteligen Negara (Ka. BIN), bisa dipercayakan ke Mayjen TNI (Purn) Hartomo. Akmil 86 ini, sarat Pengalaman di Inteligen semenjak di Kopassus semasa Prabowo waktu menjabat Danjen Kopassus. Pernah juga ditugaskan di Papua dan Aceh.
Jabatan yang pernah di embannya:
– Kasiops Grup-1 Kopassus (1996—1997),
– Komandan Grup 1/Parako (2009—2010),
– Komandan Resimen Siswa Secapaad (2010—2011),
– Komandan Pusat Pendidikan Infanteri Pussenif (2011—2012),
– Komandan Secapad (2012—2013),
– Komandan Pusat Intelijen AD (2013—2015),
– Gubernur Akmil (2015—2016),
– Kepala Bais TNI (2016—2017),
– Danpusterad (2017—2019),
– Staf Khusus Kasad (2019),
– Dosen Unhan (2019—2021).











