“Tidak hanya ketika musibah terjadi, kesiapan penanganan pasca bencana juga menjadi perhatian semua pihak. Demikian pula penguatan mitigasi bagi masyarakat,” ujar Erwin Andri Atmoko saat memberikan sosialisasi.
Lebih dari itu, ia sampaikan mengingat bencana alam merupakan risiko yang tidak bisa terhindarkan, maka mitigasi adalah hal penting yang perlu diketahui untuk setidaknya mengurangi dampak dari bencana.
“Ada sejumlah prosedur dan tahapan mitigasi guna mengurangi risiko dan dampak dari bencana diantaranya, membuat peta wilayah rawan bencana, pembuatan bangunan tahan gempa, penanaman pohon bakau, penghijauan hutan, serta memberikan penyuluhan dan meningkatkan kesadaran masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana,” tambahnya.
Kemudian, hal senada juga diungkapkan oleh Pasi Ter Kodim 0801/Pacitan, Kapten Inf Murhadi bahwa, dengan pemahaman itu diharapkan masyarakat akan menjadi lebih siap lagi dan tanggap dalam menghadapi berbagai ancaman bencana alam yang terjadi di wilayah.













