Bertindak sebagai Inspektur Upacara Letkol Marinir Muhammad Kristian Widiantoro, M.Tr.Opsla., dan Komandan Upacara Lettu Marinir Wilman Marbun. Rangkaian prosesi dilaksanakan secara militer dengan tertib dan penuh penghormatan sebagai wujud penghargaan Korps Marinir kepada salah satu putra terbaiknya.
Selanjutnya, jenazah almarhum diberangkatkan menuju kampung halaman di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menggunakan kereta jenazah untuk dimakamkan secara militer. Prosesi pemakaman nantinya akan dilaksanakan sebagai penghormatan terakhir atas jasa dan pengorbanan almarhum dalam mengemban tugas negara.
Kepergian Pratu Marinir Anumerta Andi Suvio meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Korps Marinir, namun juga menjadi teladan akan semangat pengabdian, keberanian, dan kesetiaan seorang prajurit dalam menjaga kehormatan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam peristiwa yang sama, satu prajurit lainnya, Pratu Marinir Elki Saputra, juga gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, dan telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Padang untuk dimakamkan secara militer.













