
Dewangga Widhia tercatat sebagai doktor yang ke-1098 yang diluluskan Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati Bandung dan doktor yang ke-240 di bidang Studi Agama-Agama di Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati Bandung.
Temuan Penelitian tentang I’jāz Ta’tsīrī Al-Qur’an
Penelitian tentang I’jāz Ta’tsīrī Al-Qur’an telah menghasilkan beberapa temuan penting. Pertama, konstruksi makna spiritual Al-Qur’an berfungsi sebagai kekuatan aktif yang bekerja dalam lima tahap, yaitu kasyf (penyingkap), ta’tsīr harfiah (dampak lafaz), tazkiyah (penyucian), hidayah (petunjuk & puncak spiritual), dan syifa’ (penyembuhan holistik).
Kedua, formulasi I’jāz Ta’tsīrī didefinisikan sebagai sebuah proses fenomenologis otentik, saat lafaz Al-Qur’an memanifestasikan esensi maknanya secara spesifik pada realitas spiritual, emosional, kognitif, dan fisik pendengar. Formulasi ini memiliki lima prinsip operasional, yaitu otonomi lafaz, spesifisitas tematik, kesesuaian kontekstual, multi-dimensi, dan validasi fenomenologis.











