Lebih lanjut Ineu meminta masyarakat maupun pihak lainnya sebaiknya mempunyai rasa kepemilikan terhadap under pass tersebut. Sehingga, keberadaan infrastruktur pengurai kemacetan yang diberikan untuk Kota Cimahi itu selalu terjaga dan senantiasa bersih.
“Kami berharap apa yang telah diberikan kepada Kota Cimahi bermanfaat dan oleh masyarakatnya dijaga dan menjadi aset untuk mengurai kemacetan,” tuturnya.
Saat disinggung mengenai potensi pembangunan infrastruktur pengurai kemacetan di daerah besar lainnya, Ineu meminta pihak terkait juga berusaha menyelesaikan kemacetan dengan hal yang sama.
“Di Kota Bandung ada beberapa jalan layang, kali ini di Kota Cimahi. Pemkot Cimahi juga tadi menyampaikan ingin ada alternatif kembali, buat under pass atau fly over di wilayah lain agar bisa mengurai kemacetan,” lanjutnya.













