Saat ini, menurut Syar’i, pimpinan pusat sudah membentuk Badan Pembina Harian yang diketuai oleh H. Muhtar, kemudian membentuk tim pengembang yang di dalamnya terdiri dari berbagai unsur baik dari Akbid, STKIP maupun pemerintah daerah, dan ini akan segera dilengkapi.
Berbicara soal komitmen, dirinya mengatakan, Muhammadiyah tentu punya komitmen artinya, dalam mendirikan sesuatu Muhammadiyah bukan tanpa prosedur, yang jelas persyaratan dilakukan bertahap dan disesuaikan, apalagi Muhammadiyah sudah sangat berpengalaman dalam peningkatkan pendidikan, sebab sudah ada sejumlah perguruan tinggi yang dimerger.
Bupati Kotim, H. Halikin Noor, saat menerima kunjungan dan pemberitahuan Perguruan tinggi tersebut, sangat menduku dan setuju.
“Pemkab mendukung dan siap memfasilitasi,” aku Halikin Noor, alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Palangka Raya, saat menerima kunjungan dan silaturahmi PMW Kalteng, Sabtu (8/1) di Sampit. (Sut).










