Sedangkan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Kota Bandung, Atet Dedi Handiman menuturkan, setidaknya secara statistik ada 300.000 pelaku UMKM di Kota Bandung. Dengan demikian Pemerintah Kota Bandung akan mengoptimalkan peran pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah untuk menopang perekonomian di tengah resesi. (Bandung.bisnis.com)
Resesi pada umumnya dipicu peningkatan utang, adanya turbulensi ekonomi yang mendadak (seperti virus Corona), adanya bubble economy/asset bubble (seolah asetnya banyak tapi faktanya tidak dimiliki), peningkatan harga barang (inflasi) dalam waktu singkat, perubahan teknologi (Artificial Intelligent yang banyak menyingkirkan peran manusia), serta adanya over deflation.
Awalnya bantuan diberikan berupa tunai seperti yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekenomian Airlangga Hartarto menyatakan per 4 September 2020, ada sebanyak 5.591.204 pelaku usaha mikro yang sudah mendapatkan Bantuan Program Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai alias BLT UMKM sebesar Rp 2,4 juta. Dia menyebutkan setiap bantuan yang diberikan kepada setiap provinsi yang terbesar adalah di provinsi Jabar. (Kompas.com)











