Ia menyebut, karena ada pandemi maka aktivitas kemaksiatan pun menjadi berkurang.
“Dengan pandemi, orang durhaka tidak bebas. Bahkan tempat maksiat juga dikosongkan,” tuturnya.
Saiful mengungkapkan, padahal sebelum pandemi, para ulama dan mubalig selalu mengimbau dan mengingatkan agar kemaksiatan dihentikan. Namun ternyata masih kurang berpengaruh.
“Tapi ternyata dengan makhluk yang sangat kecil tak terlihat bisa berhenti. Kita sebagai orang yang beriman tentunya jadikan semua itu sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pesannya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bandung, Eric M. Attauriq mengatakan, guna mewujudkan visi Kota Bandung yang Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis memiliki misi.
Misi tersebut yakni dengan membangun masyarakat yang humanis, agamis, berkualitas, dan berdaya saing.










