Prof Rosihon sangat menyambut baik kunjungan dari IAIN Ponorogo, “Para pendahulu kita telah mengajarkan kepada kita semua sudah tidak ada lagi persaingan antar UIN, IAIN, STAIN di lingkungan PTKIN, karena kita telah memiliki komitmen bersama-sama untuk meningkatkan kualitas kampus PTKIN, persaingan kita sesungguhnya adalah kebodohan, kejumudan. Saya meyakini dalam setiap kampus pasti punya majiah, kekhususan, mari kita berkolaborasi, berkomunikasi, saling belajar, berbagi ilmu dalam rangka mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara melalui potensi yang dimiliki kampus masing-masing,” tandasnya.
Tidak ada yang rahasiahkan, semua yang diminta kita akan berikan, karena kita berada dalam satu keluarga besar PTKIN. “Sudah saatnya saling membesarkan, mendukung untuk membangun kampus tercinta. Silahkan secara teknis nanti bisa berkomunikasi dengan Wakil Rektor II, di sini juga hadir dari Halal Centre, Kepala Bagian Umum, mereka lebih faham terkait pembangunan kolam cinta misalnya, laboratorium halal centre, atau sarana lainnya,” ujarnya.












