Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta juga menyampaikan inovasi yang telah dilakukan Polres Trenggalek. “Kami memanfaatkan lahan hibah seluas 2 hektare di depan Mapolres untuk mendukung ketahanan pangan. Sebanyak 1,5 hektare ditanami jagung, 0,1 hektare digunakan untuk kolam ikan nila dengan 5.000 benih, 0,1 hektare untuk kandang ayam, dan 0,3 hektare sisanya ditanami alpukat dan pepaya,” ungkapnya.
Langkah ini mendapatkan dukungan penuh dari dinas terkait. Kepala Dinas Pertanian, Imam Nurhadi menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendampingi petani dalam meningkatkan produktivitas lahan.
Dengan peluncuran ini, Trenggalek optimistis menjadi salah satu daerah penggerak utama ketahanan pangan nasional. Melalui pemanfaatan teknologi, sinergi lintas sektor dan semangat gotong-royong, Trenggalek siap menjadi contoh daerah dengan sistem ketahanan pangan yang tangguh, inovatif, dan berkelanjutan. (Red).











