Baru kemarin, Selasa (22 Juli 2025), saya menulis artikel berjudul “Silaturahmi Politik Prabowo dan Jokowi: Antara Simbol Rekonsiliasi dan Bayang-Bayang Kekecewaan.” Hari ini, saya merasa perlu kembali menulis, meski sempat enggan untuk memulainya. Namun, karena begitu maraknya pemberitaan di media sosial, saya terdorong untuk menyelesaikan tulisan ini. Selanjutnya, topik-topik yang telah disebutkan di atas akan segera saya tuntaskan, sebagai bagian dari upaya memberikan informasi kepada publik.
Baiklah, kita mulai dari Jawa Barat. Di media sosial, viral beredar potongan video pernyataan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang lebih dikenal dengan sapaan Kang Dedi Mulyadi (KDM), yang menyatakan bahwa ia tidak mengetahui adanya acara makan-makan gratis untuk warga dalam pesta pernikahan anaknya. Namun, beredar pula video lain yang menunjukkan percakapan antara KDM dan putranya sebelum hari pernikahan, yang secara spesifik membahas rencana penyediaan makanan gratis bagi sekitar 5.000 warga, bahkan jika memungkinkan, sebanyak-banyaknya. Acara tersebut direncanakan berlangsung pada hari Jum’at (18 Juli 2025).












