Kepala Desa Tambaknegara, Bapak Sulam, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran BNNP Jateng dalam kegiatan adat masyarakat. Ia menegaskan bahwa, pihaknya berkomitmen menjadikan Desa Tambaknegara sebagai wilayah yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
“Budaya dan tradisi adalah benteng moral masyarakat desa. Tapi kami sadar, itu tidak cukup. Harus didampingi oleh edukasi dan aksi nyata. Karenanya kehadiran BNN sangat kami syukuri,” ujar Sulam.
Sementara itu, perwakilan generasi muda Desa Tambaknegara, Yuni Arifah (21), menyampaikan harapannya agar para pemuda lebih peduli terhadap bahaya narkoba dan ikut aktif dalam menyebarkan pesan anti-narkoba di lingkungan sekitar.
“Melalui tradisi ruwat bumi, hari ini kami bangga juga bisa belajar langsung dari BNN. Ini bukan hanya soal narkoba, tapi tentang masa depan kami. Kami ingin jadi generasi bersih dan kuat,” ungkap Yuni penuh semangat.













