“Persiapan yang baik harus dilakukan secara wajar dan terukur, dengan tetap mengikuti seluruh ketentuan serta mekanisme seleksi resmi yang berlaku,” kata Haji Ninong.
Pertemuan di Bandung itu menjadi bagian dari ikhtiar seorang ayah dalam mendampingi anak mengejar cita-citanya.
“Kami berharap nasihat dan pengalaman yang diperoleh dari Kolonel Edward Sitorus dapat menjadi bekal untuk memberikan pendampingan yang lebih baik kepada anak,” harap Haji Ninong.
Di sisi lain, pertemuan tersebut memperlihatkan peran media sosial yang kini tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi.
Melalui YouTube dan TikTok, pengalaman, serta pengetahuan seorang prajurit dapat menjangkau jutaan masyarakat dan menjadi referensi bagi generasi muda yang sedang mempersiapkan diri menuju dunia pengabdian. (Red).













