Sejalan dengan sambutan tersebut, paparan Korea Internet & Security Agency (KISA), Mrs. Kwon Hyuno menjelaskan bahwa kerangka keamanan siber Korea Selatan dibangun melalui kolaborasi erat antara sektor publik, sektor swasta, serta mitra internasional. Kemudian dari Direktur Kebijakan Teknologi Keamanan Siber dan Sandi BSSN Bapak Soetedjo Joewono menjelaskan dengan topik “Menjaga Kedaulatan di era tanpa batas:Transformasi pertahanan siber cerdas berbasis Zero Trust menuju Indonesia emas 2045”.
SUSEC 2025 ini juga sebagai wadah strategis untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Korea di bidang keamanan siber, sekaligus membuka peluang kerja sama penelitian dan pengembangan (R&D) ke depan serta diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat diimplementasikan lintas sektor demi kepentingan keamanan nasional.












