Jembatan gantung sepanjang kurang lebih 50 meter yang selama ini menjadi satu-satunya penghubung benar-benar lenyap, membuat aktivitas masyarakat lumpuh dan akses pendidikan, ekonomi, serta layanan kesehatan terisolasi. Jembatan gantung yang kini dibangun kembali tersebut membentang sepanjang 80 meter melintasi Sungai Cikarang dan menjadi penghubung vital antara Kampung Bojong Koneng, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, dengan Kampung Citaropong, Desa Sirnasari, Kecamatan Surade.
Keberadaan jembatan ini sangat penting bagi mobilitas warga dari dua wilayah yang memiliki total lebih dari 4.400 kepala keluarga, yakni 2.437 KK di Desa Sirnasari dan 2.058 KK di Desa Mekarmukti. Selain itu, jembatan ini juga menjadi akses utama menuju 14 fasilitas pendidikan yang terdiri dari 8 PAUD, 4 SD, 1 MI, dan 1 MTs, serta 1 unit puskesmas yang melayani kebutuhan kesehatan masyarakat setempat.










