Dengan pembentukan Satgas Daya, Pemerintah Kabupaten Trenggalek berharap gerakan tambal jalan bisa dilakukan lebih sistematis, tepat sasaran, dan menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang sering terabaikan.
Prajurit TNI dari Koramil 0806-07/Watulimo dan anggota Polsek Watulimo ikut bekerja bersama warga, mengangkat batu, mencampur aspal dingin, menambal jalan berlubang, hingga mengatur lalu lintas.
“Inilah semangat Indonesia. TNI-Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga bagian dari solusi masyarakat. Kami siap mendukung semua bentuk kegiatan positif yang berpihak pada kesejahteraan rakyat,” tambah Peltu Wasito.
Program ini menjadi contoh model pembangunan partisipatif berbasis komunitas yang patut direplikasi. Selain mempercepat perbaikan infrastruktur kecil, pendekatan ini juga menumbuhkan kepedulian sosial serta efisiensi anggaran.









