Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Drs. Stefanus Triadi Atmono, M.Si, juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Munjungan. “Trenggalek, sebagai daerah dengan potensi bencana geologi, harus terus membangun kewaspadaan dini. Hari ini kita tunjukkan bahwa warga Munjungan siap,” tegasnya.
Peringatan HKB 2025 di Trenggalek ini juga memperlihatkan sinergi kuat lintas instansi. Anggota TNI dari Kodim 0806/Trenggalek bersama personel Polres Trenggalek dan tim BPBD bahu-membahu mengawal jalannya simulasi, membuat suasana lebih hidup dan mendekati kondisi sebenarnya.
Tak hanya menjadi ajang pelatihan, momen ini juga menguatkan tekad seluruh elemen di Trenggalek untuk tidak hanya tanggap saat bencana terjadi, tetapi juga aktif membangun budaya aman sejak dini. (Red).











