Program MBG di Kecamatan Susoh menyasar sedikitnya 3.270 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA. Adapun sekolah penerima manfaat mencakup 3 SMA/sederajat, 8 SMP/sederajat, 3 SD/sederajat, 2 TK, dan 1 SLB. Penyaluran MBG juga melibatkan sinergi dengan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dan dikelola oleh Yayasan Arruhul Jadid, serta didukung UMKM, koperasi, swasta, dan elemen masyarakat.
Selain mendampingi distribusi makanan, Babinsa juga turut membantu sejak tahap awal, termasuk dalam penyiapan dapur sehat dan koordinasi lapangan. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan status gizi peserta didik, tetapi juga berdampak langsung pada perputaran ekonomi daerah.
“Dampak dari program ini sangat besar dan luas. Selain menunjang ketahanan pangan dan mencegah inflasi, MBG juga menjadi bagian dari strategi penyiapan generasi emas Indonesia serta percepatan pembangunan ekonomi daerah,” tambah Danramil.













