Meskipun hanya menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sabit dan sapu lidi, semangat para peserta karya bakti tidak sedikit pun surut. Justru keterbatasan alat semakin memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di antara prajurit dan warga. Mereka saling membantu dan berbagi tugas demi kelancaran kegiatan.
Selain membersihkan lingkungan, karya bakti ini juga menjadi sarana komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat. Melalui interaksi langsung di lapangan, prajurit Koramil dapat lebih memahami kondisi wilayah dan kebutuhan warga, sementara masyarakat semakin merasa dekat dengan aparat teritorialnya.
Bati Tuud Koramil 0806-04/Bendungan, Peltu Hadi, yang memimpin kegiatan tersebut menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, peran TNI tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup kontribusi nyata dalam pembangunan dan mitigasi bencana.













