“Ini merupakan wujud nyata gotong-royong TNI dan masyarakat dalam memperbaiki akses jalan usaha tani. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas petani dan pengangkutan hasil pertanian diharapkan semakin mudah,” kata Lettu Suroso.
Menurut dia, keberadaan jalan usaha tani yang memadai memiliki peran penting dalam menunjang produktivitas masyarakat. Akses yang lebih baik tidak hanya mempermudah petani menuju lahan, tetapi juga memperlancar distribusi sarana produksi dan pengangkutan hasil pertanian.
Antusiasme warga terlihat selama proses pengaspalan berlangsung. Masyarakat bersama personel Koramil bahu-membahu mengerjakan pembangunan jalan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap fasilitas yang digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.













