Pada fase ini, seluruh tenaga dan konsentrasi di lapangan dicurahkan untuk melakukan proses pengecoran dudukan tiang pilon serta pemasangan angkur jembatan. Proses pengecoran ini membutuhkan ketelitian tinggi agar jembatan mampu menahan beban dengan aman setelah rampung nanti. Kehadiran personel TNI di tengah-tengah masyarakat terbukti mampu mengorganisasi aliran material dan mempercepat pembagian tugas kerja secara efektif.
Babinsa Sukamaju, Sertu Ujang Priyanto, anggota Koramil 0608-13/Pagelaran, yang mengawal langsung jalannya pembangunan di lapangan, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat setempat.
“Kami hadir di sini bukan hanya untuk mendampingi dan mengawasi jalannya teknis pembangunan, tetapi juga untuk menjaga agar api gotong-royong ini tetap menyala. Fondasi jembatan ini dibangun dari keringat kekompakan kita bersama, dan kami optimis pengerjaan akan selesai tepat waktu demi kesejahteraan warga,” ujar Sertu Ujang Priyanto.













