Dalam Operasi SAR ini, TNI AU mengerahkan 257 personel yang terdiri dari pasukan Korpasgat dan personel gabungan Lanud Sultan Hasanuddin untuk melakukan penyisiran melalui jalur darat, selain itu untuk dukungan udara, Lanud Sultan Hasanuddin menerbangkan tiga unit pesawat intai Boeing 737 serta satu unit helikopter H225M Caracal.
Lebih lanjut Danlanud juga menjelaskan bahwa kondisi cuaca, medan pencarian, serta faktor teknis lainnya menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan operasi. Namun demikian, seluruh personel yang terlibat tetap menjalankan tugas dengan profesionalisme tinggi dan mengutamakan keselamatan.
“Upaya pencarian akan terus kami maksimalkan dengan mengedepankan koordinasi lintas instansi dan pemanfaatan seluruh alutsista serta peralatan pendukung yang tersedia,” Tegas Danlanud.













