“Melalui pelatihan ini, para perwira intelijen yang sedang dan akan menjabat sebagai Kepala Intelijen Satuan Pelaksana TNI AU diharapkan memiliki pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang lebih baik sehingga mampu menyelenggarakan fungsi-fungsi intelijen secara profesional, efektif, dan sesuai dengan tuntutan organisasi,” ujar Asintel Kasau.
Pelatihan yang berlangsung pada 3 hingga 6 Agustus 2026 tersebut diikuti 20 peserta secara luring. Para peserta memperoleh pembekalan yang mencakup materi pengamanan, operasi intelijen dan operasi udara, navigasi penerbangan, hukum udara serta berbagai kebijakan yang mendukung peningkatan profesionalisme personel intelijen dalam melaksanakan tugas di lingkungan TNI Angkatan Udara.













