KRI SHS-990 mengangkut sembilan personel Departemen Kesehatan KRI serta 80 personel Batalyon Kesehatan (Yonkes) Marinir yang membawa fasilitas Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) beserta perlengkapannya. Sementara itu, KRI RJW-992 diperkuat 11 personel medis dan sejumlah peralatan kesehatan, termasuk ambulans serta tabung oksigen dalam jumlah besar. Seluruh unsur KRI juga mengangkut logistik berupa bahan makanan, minuman, pakaian, obat-obatan, hingga tabung oksigen, dengan proses embarkasi yang dikoordinir oleh Kodaeral I, II, dan III.
Dukungan personel khusus turut dikerahkan, meliputi tim gabungan Satkopaska dan Dislambair yang akan membantu proses pencarian dan evakuasi di lokasi terdampak. Lima helikopter TNI AL juga telah disiapkan untuk dionboardkan pada unsur KRI guna memperkuat misi udara, baik untuk pengintaian, evakuasi, maupun distribusi bantuan cepat. Selain itu, TNI AL telah menyiapkan opsi penambahan pasukan dengan mengerahkan personel dan material dari Yonmarhanlan pada masing-masing wilayah Kodaeral.










