Dalam kesempatan tersebut, Kaladokgi mendapat kehormatan untuk memberikan keynote speech yang antara lain disampaikan bahwa, Ladokgi TNI AL R.E Martadinata merupakan salah satu institusi pemerintah dalam hal ini TNI yang memiliki perhatian serta program rutin pada bidang Odontologi Forensik yaitu dalam pencatatan data antemortem gigi khususnya bagi para prajurit TNI yang memiliki risiko penugasan yang sangat tinggi.
“Gigi merupakan bagian terkuat dari tubuh manusia, sehingga sangat tahan terhadap proses kehancuran atau pembusukan. Oleh karena itu, pada kasus-kasus korban dengan kondisi bagian tubuh yang hancur dan sulit dikenali, identifikasi dari data catatan gigi merupakan metode yang tinggi tingkat keberhasilannya serta relatif mudah dan murah dibandingkan dengan metode lain seperti pemeriksaan DNA,” ungkapnya.












