Lebih lanjut Kadispenad mengurai, terkait hal tersebut, terjadi pula fakta menggembirakan, yaitu terjadi kenaikan 20% jumlah penerima manfaat program ini. Dari semula 15.612 KK menjadi 18.786 KK yang kini terbantu dengan program TNI AD Manunggal Air. Demikian pula dengan pengairan lahan pertanian warga, meningkat 46 kali lipat, dari 220 hektare menjadi 10.340 hektare.
“Menilik selama 78 hari ini bisa tercapai 85 titik, maka kita optimis program ini akan terus berkembang pesat ke depannya. Karena air adalah kebutuhan mendasar bagi manusia,” ujar Tatang.
Program TNI AD Manunggal Air sejatinya berangkat dari implementasi Delapan Wajib TNI, serta Tujuh Perintah Harian Kasad Kelima dan Keenam, yaitu TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi serta melakukan tindakan-tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat, agar mampu menumbuhkan kecintaan dan kasih sayang rakyat kepada TNI AD.













