Selain kegiatan fisik, TMMD juga menggelar kegiatan non-fisik seperti penyuluhan stunting, pelayanan Posyandu dan Posbindu PTM, KB kesehatan dan pengobatan massal, penyuluhan bela negara dan pelatihan wawasan kebangsaan, pertandingan olahraga, penyuluhan ketahanan pangan berbasis perkebunan dan peternakan serta pelaksanaan pasar UMKM.
Tak hanya itu, Satgas TMMD turut melaksanakan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) seperti pembuatan bak air bersih dan pipanisasi, rehab tiga unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan kandang dan ternak ayam petelur, rehab pasar kampung, pembangunan sarana pembibitan kakao, penghijauan serta pembibitan pohon dan tanaman palawija.
“Hasil kegiatan ini selanjutnya akan diserahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura untuk digunakan dan dipelihara bersama, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka waktu panjang,” ujar Danrem membacakan amanat Pangdam.
Kepala Kampung Bring, Elisa Nian, pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Pangdam XVII/Cenderawasih, Danrem 172/PWY dan Dandim 1701/Jayapura serta Pemda Kab. Jayapura.
“TMMD ini memberikan dampak yang luar biasa bagi kampung kami. Perubahannya sangat terlihat jelas. Terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan. Kami berdoa semoga Tuhan selalu memberkati TNI dan seluruh pihak yang terlibat,” ujar Elisa penuh haru.
Setelah pelaksanaan upacara, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu, S.E., bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau secara langsung hasil pengerjaan sasaran fisik TMMD. Selain itu, Danrem juga meninjau pelaksanaan kegiatan bakti sosial yang meliputi pengobatan massal dan pembagian paket sembako kepada masyarakat.













