Salah satu warga, Ibu Muzaroah (35), mengaku sangat sedih akan berpisah dengan anggota Satgas TMMD. Bagaimana tidak, kebersamaan yang selama ini telah terjalin dengan baik bersama anggota Satgas, nantinya hanya akan menjadi kenangan indah baginya.
“Biasanya, disela-sela kegiatan TMMD, banyak anggota Satgas yang ngopi di warung pak. Mereka ramah-ramah, bercanda dengan saya dan suami. Dan sudah saya anggap seperti saudara sendiri pak. Nanti setelah TMMD usai, pasti sepi lagi pak, nggak ada lagi suara canda tawa disini pak,” ungkap pemilik warung kopi yang berada di depan Posko TMMD Kebonagung ini.
Dirinya berharap, hubungan yang telah terjalin selama ini tidak hanya sebatas adanya kegiatan TMMD saja. Akan tetapi, kapanpun TNI berkunjung ke daerah ini, warga akan siap menerima dengan senang hati.













