“Penentuan sasaran fisik harus bernilai strategis dan prioritas, serta disesuaikan dengan program maupun kemampuan anggaran pemerintah daerah, sehingga tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat,” ujar Aster Kasad dalam sambutan yang dibacakan oleh Waaster Kasad Bidang Tahwil Komsos dan Bhakti TNI Brigjen TNI Taufik Shobri.
Dalam Rakornis tersebut, dibahas rencana pelaksanaan TMMD ke-126 yang akan digelar di 50 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dengan melibatkan 50 Kodim sebagai pelaksana. Program TMMD sendiri meliputi pembangunan infrastruktur pedesaan, perbaikan fasilitas umum, serta kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan wawasan kebangsaan.
Selain itu, Rakornis juga menyoroti pentingnya keberlanjutan hasil TMMD. Pemerintah daerah diharapkan berperan aktif dalam memelihara fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya terus berkembang dan memberi dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat.













