Bisa dibayangkan, betapa Yuri kelabakan. Antara tugas rutin menyampaikan informasi perkembangan Covid-19 terkini, dengan persepsi keliru yang terlanjur merebak di masyarakat.
Matahari tak bisa diputar arahnya. Hingga datang sekelompok profesional yang juga relawan Covid-19. Mereka tak bisa membiarkan Yuri terbang solo. Muncullah Tb Arie Rukmantara (Unicef Indonesia), yang berinisiatif mengkoordinir media center agar lebih tertata. Ia kemudian berperan sebagai script writer untuk Yuri –dan kemudian—juga untuk dr Reisa Broto Asmoro.
Tentang pembagian tugas antara Yuri dan Reisa, kembali kita serahkan ke Arie dan kawan-kawan. Untuk itu, Arie tidak sendiri. Ia dibantu relawan lain, Neysa Amelia dan Tasril Mulyadi yang bertugas membriefing narasumber pelengkap Yuri. Sebab, ada kalanya, Yuri juga menghadirkan narasumber lain.













