Kepada Asep Robin, Nunung menyampaikan keluhannya tentang kondisi rumah, terlebih saat musim hujan. “Upami hujan teh, Pak, bocor. Caina ngegeyemeung pisan Pak, sapertos balong (kalau hujan bocor Pak di sini, airnya menggenang seperti di kolam),” kata Nunung.
Merasa sangat prihatin, Asep Robin bertekad untuk segera memperjuangkan rumah-rumah tersebut agar masuk dalam program perbaikan rutilahu dari pemerintah.
“Saya menemukan bahwa ada warga yang rumahnya mengkhawatirkan (tidak layak huni). Saya berharap segera ada tindak lanjut. Kalau bisa tahun ini bisa terlaksana segera, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Asep Robin.
Realisasi perbaikan harus dipercepat mengingat kondisi rumah yang sangat mendesak. Peninjauan ini, menurut Asep Robin, merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dan wakil rakyat di tengah masyarakat.













