Dandim melaporkan bahwa saat ini pihaknya mengelola sebanyak 138 ekor ayam petelur dengan estimasi produksi mencapai 560 butir telur per minggu.
“Izin Komandan, ini masih tahap awal. Namun ke depan akan terus kami kembangkan agar lebih produktif dan memberi manfaat nyata, baik bagi satuan maupun masyarakat sekitar,” ujar Letkol Beni.
Ia juga menjelaskan bahwa selain mendukung program ketahanan pangan nasional, hasil peternakan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga besar Kodim dan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui suplai ke tim Dapur Sehat BGN.
“Sebagian dari hasil produksi juga kami suplai ke Dapur Sehat BGN, sebagai bentuk dukungan nyata TNI terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan gizi anak-anak sekolah,” tambahnya.













