Kegiatan literasi digital kali ini, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan prajurit TNI dalam memanfaatkan teknologi digital khususnya terkait 4 pilar literasi digital yaitu etika digital, budaya digital, keterampilan digital, serta keamanan digital.
“Saya berharap melalui kegiatan literasi digital kali ini akan mampu meningkatkan kemampuan para prajurit dan ASN TNI dalam bersinggungan dengan dunia digital. Dan kedepan tidak ada lagi prajurit TNI yang buta digital, menyebarkan berita hoax, membocorkan rahasia negara dan menyebarkan konten yang bertentangan dengan tugas TNI sebagai pemersatu bangsa,” tegasnya.
Potensi ancaman digital bagi bangsa saat ini adalah pemilihan umum tahun 2024, dimana dunia maya akan menjadi ajang kampanye yang bisa memicu polarisasi dan perpecahan bangsa.













