Dengan penuh keyakinan, Minanggen segera menanggalkan seluruh atribut dan simbol yang berkaitan dengan OPM, kemudian mencium Sang Merah Putih dan menyampaikan ikrar serta sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, sesuai dengan keyakinannya sebagai seorang Nasrani.
Pada kesempatan tersebut, Minanggen juga mengungkapkan harapannya untuk memulai kehidupan baru sebagai tukang kebun dan peternak. Ia juga berniat menikahi seorang gadis setempat demi membangun keluarga yang harmonis, layaknya warga Papua pada umumnya.
Page 2 of 2












